Dakwahpos.com, Bandung- Seorang khatib menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya bersyukur atas nikmat serta memanfaatkan waktu hidup sebelum datangnya kematian dalam pelaksanaan khotbah Jumat di Masjid Istiqomah, Jumat (11/09/2026).
Dalam khotbahnya, khatib menegaskan bahwa akhir kehidupan setiap manusia adalah kematian yang pasti terjadi. Prestasi setinggi apapun tidak akan membuat manusia hidup abadi di dunia.
Tokoh-tokoh besar sejarah seperti Buya Hamka, Soekarno, dan B.J. Habibie menjadi teladan nyata. Mereka memiliki jabatan serta kecerdasan luar biasa namun pada akhirnya tetap wafat meninggalkan dunia.
Ia juga menganalogikan kehidupan di dunia ibarat seorang perantau yang kelak akan kembali ke kampung halaman. Oleh sebab itu, setiap umat Islam diimbau agar senantiasa mempersiapkan bekal akhirat berupa amal saleh.
Selain itu, narasumber mengingatkan jemaah agar tidak menghabiskan seluruh waktu hanya untuk mengejar harta duniawi semata. "Kerugian terbesar manusia adalah ketika Allah menitipkan waktu namun tidak dimanfaatkan untuk beramal saleh," ujar khatib khotbah Jumat, Ustadz Furqon Saeful Aziz, saat diwawancarai usai ibadah, Jumat (11/09/2026).
Harta benda yang dikumpulkan tidak akan dibawa mati melainkan hanya tiga helai kain kafan. "Jangan habiskan hidup untuk mencari sesuatu yang tidak akan dibawa selamanya," ungkap Ustadz Furqon Saeful Aziz, Jumat (11/09/2026).
Reporter: Muhammad Rayyan Al Fatah, KPI/3C
Lampiran :


